Arsip Blog

Kamis, 29 Desember 2011

kusam hidup ku

aku adalahlembaran kertas yang tak putih lagi… mungki...n usang dan mulai lapuk .. pena warna warni tak lagibisa menari dengan indah diatasnya, hanya gelap dan buram yang ada dalam garisnya… hidup memang harus di hadapi, tapi untuk apa jika diam dan majusama saja dengan mati… aku pernah bersandar pada gunung yang tinggi… tapi rimbunnya tetap saja membuat aku tersasarkarna kejauhan aku pernah memujakan panasnya sang mentari… tapi tetap saja pengabdianku membakar kekuatannku,,sa mpai melemah sekarat dan kemudian mati… aku pernah meratap pada malam.. tapidia tetap saja takbisa pindahkan aku dari sepi dan sunyinya hidup..merenung dan menangis hanya sebuah rongga.. yang menenggelamkan aku pada dirimu.. cintamu tak lagi ada dalamsisi hatiku, birunya rindumu tak lagi payungi atap rumahku.. kini yang ada hanya ribuan sesal tertawa dengan puasnya di depanku.. aku mati walau masih berdenyut nadi.. tawa ku lepas mengantar dalam pedihnya cinta.. entah sampai kapan ini ada,,, atau malah sebaliknya,, semakin jauh dan berlalu sirna.. ku biarkanaku mati dalam keabadian penantian.. aku benci tapi berharap.. diantara rindu yang menganga menutup nyata… kekasihhhh…. wahai sang pujaan hati… sedemikian raibkah kah akudari hidupmu….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar